Serba Serbi Macet

Macet

Sumber kemacetan menurut saya hanya ada tiga,

Kapasitas Jalan Sudah Penuh.

Tanda bahwa kapasitas jalan sudah penuh yaitu semakin banyak kendaraan yang melewati ruas jalan, dengan kecepatan lambat, hingga terjadi kepadatan dan akhirnya kemacetan. Untuk menambah kapasitas jalan, harapan saya Ditlantas bisa bekerja sama dengan Pemda dan dinas PU untuk melakukan pelebaran jalan, perbaikan kondisi jalur alternatif, pembangunan jalan baru khusus angkutan umum dan angkutan berat. Merekayasa lalu lintas seperti merubah sirkulasi lalu lintas dengan menerapkan jalan satu arah atau membatasi konflik untuk persimpangan yang berbelok ke arah kanan ataupun u-turn.

Volume Kendaraan Yang Bertambah.

Kebutuhan akan transportasi dan mudahnya kepemilikan kendaraan menjadi salah dua kontributor penyebab kemacetan. Ditlantas bisa bekerja sama dengan Samsat untuk menaikan pajak kendaraan dan menerbitkan aturan batasan kepemilikan kendaraan, sehingga masyarakat akan berpikir ulang saat akan membeli kendaraan. Ditlantas diharapkan juga untuk bekerja sama dengan Dishub dan Pemda dalam merazia transportasi masal yang sudah tidak layak beroperasi, agar masyarakat semakin yakin dengan tingkat keselamatan transportasi masal, dan tentunya dengan memperbanyak jumlah dan trayek operasinya, masyarakat diharapkan lebih memilih transportasi masal daripada kendaraan pribadi.

Ulah Pengguna Jalan.

Serobot jalan, menerobos lampu merah, berhenti sembarangan adalah salah tiga contoh ulah pengguna jalan menyebabkan kemacetan juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Yang bukan pengguna jalan pun sering merampas hak pengguna jalan, misalnya parkir liar dan PKL. Harapan saya Ditlantas bisa bekerja sama dengan Satpol PP dan Pemda untuk merelokasi lapak yang memakan badan jalan. Polantas harus tegas menindak pengguna jalan yang melanggar lalu lintas. Bila tilang tidak memberikan efek jera, sita saja kendaraannya.

Itu saja harapan dari saya, dan tidak lupa untuk mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-60 buat Polantas!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s