Tanaman obat, ini adalah konservasi dan pemanfaatan sumber daya alam!

Selamat pagi, selamat tahun baru 2015 sebelumnya.

Mengawali tahun 2015 marilah kita membuat sebuah resolusi yang cenderung akan di ulangi lagi tahun depannya. Ritual ini selalu di jalankan pada awal dan akhir menjelang pergantian tahun baru, dan tipikal dari pembuatan resolusi ini biasanya muluk-muluk, sehingga tidak perlu bantuan peramal, sudah bisa di pastikan, di resolusi di tahun yang akan datang kurang lebih sama dengan resolusi tahun ini.

Tapi bukan saya dong! Saya pengen membuat sebuah resolusi yang benar-benar bisa terwujud, yang bermanfaat dan saya siap commited untuk menjalan kannya.

Salah satu resolusi saya adalah sebuah gerakan resolusi hijau. Tapi kalo saya perhatikan, gerakan resolusi hijau yang ada saat ini, sudah template sekali, terlalu umum, mainstream banget.

Gerakan-gerakan seperti jangan buang sampah sembarangan, matikan keran air bila tidak pakai, matikan lampu minimal 2 jam, kurangi penggunaan tas plasitk, sampai dengan pelaksanaan kerja bakti bareng bapak-bapak RT, itu semua terus-terang udah saya laksanakan, dan kayaknya sudah umum banget, bahkan udah jadi program kerja nya RT/RW lo.

Sedangkan gerakan-gerakan yang kayak konservasi hutan, pelarangan ilegal logging, perlindungan satwa langka, sampai dengan kampanye living green, itu sebenernya bagus banget, sayang beribu sayang untuk ukuran segitu, buat saya terlalu berat, saya juga tidak tahu harus mulai dari mana dan saya juga takut tidak bisa melaksakannya.

Lalu? Tadi saya sudah katakan, niatan saya adalah gerakan resolusi hijau, yang tentunya mudah dan bermanfaat, minimal untuk diri sendiri maksimal buat tetangga dan orang lain. Maka dari itu saya pun mulai menanam tanaman-tanaman obat di depan rumah.

Tanaman obat? Apa itu? Tanaman obat sejatinya tanaman biasanya yang memiliki manfaat seperti obat. Sedangkan menurut kamus besar online (Wikipedia), sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan_obat tanaman obat adalah:

Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang telah diidentifikasi dan diketahui berdasarkan pengamatan manusia memiliki senyawa yang bermanfaat untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit, melakukan fungsi biologis tertentu, hingga mencegah serangan serangga dan jamur

Kenapa harus tanaman obat? Sebenernya sih ini iseng saja, kebetulan nambah lagi penghuni rumah ini dan eyangnya ngasih saran mengenai tanaman-tanaman obat yang kaya manfaat untuk mamahnya Elsa yang masih dalam masa menyusui, terutama untuk pencegahan ataupun pengobatan penyakit yang biasa di derita anak kecil. Ini merupakan sebuah alternatif, daripada harus mengkonsumsi beraneka ragam obat-obatan, kenapa ngga yang alami saja?

Kebetulan juga di kampung sana udah ada beberapa tanaman yang tumbuh masih kecil, trus sama eyangnya di bawaain ke semarang deh, trus tinggal cari pot sama tanah trus tanam di depan rumah deh. Jadinya ya menurut saya, menanam tanaman obat ini modalnya cukup gampang sih, cuman butuh bibit, pot, tanah sama nyiramin air tiap pagi.

Untuk jenis-jenis tanaman obatnnya silahkan di google sendiri, tapi buat referensi bisa cek disini: http://www.herbalisnusantara.com/obatherbal/

Untuk tanaman obat yang saya tanam antar lain:

Ini pepaya, masih kecil dan imut-imut, tapi kasiatnya ngga imut-imut!
Ini pepaya, masih kecil dan imut-imut, tapi kasiatnya ngga imut-imut!

Karena dulu keseringan beli pepaya di pasar, trus ya udah, biji nya di tanam aja di pot, eh ternyata kok ya tumbuh ya. Pepaya, bukan hanya buahnya saja yang rasanya enak, manfaat buahnya juga banyak loh. Secara umum buah pepaya itu bisa melancarkan BAB. Daunnya juga punya segudang manfaat, sebut saja untuk yang tekanan darah tinggi (hipertensi) sampe dengan yang sakit malaria.

Tanemannya namanya Jarak, tapi masih kecil-kecil, yang penting manfaatnya gede-gede dong...
Tanemannya namanya Jarak, tapi masih kecil-kecil, yang penting manfaatnya gede-gede dong…

Ini dibawaain eyangnya dari jauh-jauh dari kutoarjo ke semarang. Jarak, ngga cuman daunnya, biji dan akarnya pun bisa di manfaatkan loh. Tanaman jarak ini kurang lebih bisa buat mengobatin mulai dari susah BAB sampai dengan batuk bronkitis, hernia dan tetanus loh.

Binahong ini tumbuhnya merambat loh...
Binahong ini tumbuhnya merambat loh…

Binahong, namanya agak aneh ya? Tumbunhnya juga merambat, terpaksa saya kasih tali rafia merah deh biar mrambat disitu aja. Mesikpun namanya aneh, tapi kasiatnya selain buat antioksidan juga bisa buat menyembuhkan penyakit yang aneh-aneh loh. Sebut saja batuk, ambeien, sampai dengan jerawat, semua bisa dengan daun binahong ini.

Semua dalam satu pot, belum sempet di pindahin...
Jahe, kunir, daun katuk. Semua dalam satu pot, belum sempet di pindahin…

Ini ada jahe, kunir dan daun katuk. Ini ceritanya karena kebetulan buat memperlancar ASI nya mamahnya Elsa, jadi nanam ini deh. Khasiat lainnya antara lain bisa buat meredakan batuk, perut mules dan kembung, diabetes, tifus dan macam-macam lo. Nyari jahe sama kunir menurut saya masih tergolong gampang, soalnya rimpang jahe sama kunir juga sering nemu di pasar. Ya udah beli aja trus tanem di pot depan rumah deh.

Meskipun rasa nya kecut, tapi manfaatnya menyegarkan lo...
Jeruk purut meskipun rasa nya kecut, tapi manfaatnya menyegarkan lo…

Jeruk purut, ini belum berbuah. Rasanya sih kecut, tapi buah jeruk purut ini sering di pakai buat stimulus dalam masa penyembuhan, biar badan terasa segar disaat letih, bisa buat antioksidan saat flu, banyak lo manfaatnya.

Masih ada beberapa pot tanaman obat lagi yang mau saya share disini, tapi ntar malah postingan ini jadi panjang banget.

Apa yang ingin saya sampaikan disini? Yang saya ingin sampaikan disini adalah, resolusi hijau ini sebenernya sangat baik dan bermanfaat, tidak perlu muluk-muluk, cukup sederhana saja, buat lah sesuatu yang new dan tentunya bermanfaat. Dan tentu saja, saya mengharapkan gerakan yang saya lakukan ini, gerakan tanaman obat keluarga, atau yang sering disebut TOGA, bisa jadi salah satu The Nature Conservancy Program Indonesia.

Sukur-sukur kalo TNC bisa bekerja sama dengan Departemen Kehutanan atau Departemen Kesehatan, untuk mencanangkan program The Nature Conservancy Program Indonesia secara nasional, seperti gerakan menanam tanaman obat keluarga ini di wajibkan setiap keluarga, minimal ada satu tanaman obat.

Sesuai dengan misi TNC, saya juga pengen mempromosikan nilai alam, pemanfaatan sumber daya alam dan tentu saja perlindungan terhadap alam. Apalagi yang bisa kita berikan pada alam selain melindungi mereka, setelah sekian banyak manfaat yang alam berikan pada kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s