@XLCare #XLamatmudik, Part.5: Hay Parsel

IMG_00000087

Hay parsel! Sudah siap di santap?

Masih di hari ke-dua lebaran nih, dan pertanyaan template yang sering terlempar selama mudik ke tempat sodara dan kolega adalah “kapan kawin”, “anaknya brapa” dan “minta duit cibu”. Iye iye sabar ya! Ntar gua kawinin deh atu-atu! *plak diri sendiri

Asiknya kumpul-kumpul adalah selain bisa ketemu keluarga-keluarga yang udah lama tak jumpa, banyak bahan crita; salah satunya crita lama yang disulap jadi crita baru, makanan enak meskipun opor-lagi-opor-lagi dan yang di nanti-nanti kan adalah parsel dan oleh-oleh. Ahakahak, saya itu emang sodara yang ngga modal.

Kalo mau ngomongin soal parsel, parsel di rumah udah lumayan nih, ya ngga banyak-banyak amat sih, tapi bole lah sebagai bahan unjug gigi kalo saya masih punya beberapa kolega bisnis yang sukses nggarap proyekan bareng. *suombonge

Sejatinya, parsel itu bisa di tilik dari dua sisi. Yang pertama sebagai indikator tingkat sosial dan ekonomi yang prestisius, bahwa si pengirim parsel berarti sudah berada di level kemapanan yang cukup. Dan yang kedua sebagai ungkapan rasa terima kasih, bahwa si pengirim parsel sudah merasa terbantu dalam proyek tugas nya.

Salah dua parsel yang berkesan ya itu yang di foto diatas. Parsel dari temen kantor. Makasih ya buat @edosetya, bu Halsa dan pak Dafi parselnya, udah abis nih di makan naga dan karung bergigi. *puk2 perut.

Bukannya yang laen ga berkesan ya? *takut ga di kirimin parsel lagi* Cuman masalahnya, jarang-jarang aja dapet kiriman parsel dari temen yang sekantor, segedung, dan seruangan. *adus bensin

Sejatinya, parsel itu isinya makanan dan minuman, bisa biskuit, sirop, ataupun yang lainnya. Ngga perlu mewah-mewah deh, yang penting maknanya tersampaikan. Kecuali kalo situ emang borju dan niatnya pamer, coba aja marsel bpkb dan konci kontak Mercedes. Yang penting jangan ngirimin parcel yang isinya dongkrak, konci busi, dan linggis! *dikampleng

Si Om malah marsel nya keren biyangzet, dengan royalnya dia bagi-bagi pulsa XL 100rebu lewat *123# ato juga bisa lewat SMS ke 168! Mangsrab sekali om! Besok jangan cuman pulsa ya om, sekalian sama smartphone-nya. *diceburin empang

Ya weis, ayo absen yang belom kirim parsel ke saya sapa aja? Trima mentahan kok, tenang aja! *eh?

Iklan

2 thoughts on “@XLCare #XLamatmudik, Part.5: Hay Parsel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s