Patah Hati Is My Middle Name!

Pus pus, Yoyo, Citro, Indro, Yulia, Feni, Aul, Vina, Nopek, Dias, Tika, Uli, Ike, Sari, Panda Jantan, Panda Betina, Mb Febri, Mb Luluk, Uci, Tina, Dayah… ya ya ya saya lagi mengkoleksi nama-nama temen kantor yang menjadikan patah hati sebagai hobi… apakah nama anda belum kesebut? Mungkin karna anda tidak sekantor dengan saya, ato juga mungkin lagi ngga patah hati, ato juga mungkin patah hati anda sehari kurang dari 5 kali… ya jelas aja ngga bakal kesebut.

Katanya cinta itu tanpa logika, tapi masak iya? Coba anda tanya sama EDP, gimana kronologis cinta itu? Mungkin dengan sigap, beberapa EDP seperti saya akan menjabarkan dalam syntax sederhana seperti ini:

IF jatuhcinta THEN
     needmoremoney,
     needmoretime,
     needmorepatient,
     needmoresacrifce,
     etc….
END IF

ON ERROR GOTO
        suicide

Kecenderungan orang yang lagi jatuh cinta apalagi cinta pertama pasti otaknya malfunction. Kalo tanya sama pak haryo (IT Network kantor, spesialis patah hati dan juga penulis buku best seller “How To Crash Your Server in 60 seconds”) beliau bakal bilang “Kalo secara syntax dan teori sepertinya gampang, tapi prakteknya? Beh beh beh, kayak mandu perbaikan jaringan cabang kutub utara. ‘Pak coba ketik PING… PAPA-INDIA-NONA-GOLF… what? No no no! GOLF GOLF! GE GE! Ah kampret ga usah ngeyel! Di kasih tau kok bandel! Kwarepmyu ah!’ cabe deh”

Dan otak baru bakal berfungsi setelah sekian lama masa pacaran itu berjalan, unless somehow he or she has no brain. Baru kesadar kalo cinta itu juga butuh logika, gimana caranya agar hubungan yang sudah berjalan itu tetep langgeng sampe di pelaminan kalo perlu sampe kakek nenek? Harus pinter membagi waktu, harus lebih sabar, harus banyak perhatian, harus saling ngalah, jujur, terbuka, dan harus-harus yang laennya.

Gagal memenuhi logika tersebut berakibat fatal pada berakhirnya sebuah hubungan. Ga percaya? Coba aja? Praktekan langsung pada pujaan hati mu. Coba jadi orang yang tidak berperasaan, cuek, dingin, tidak sabaran, ignorant, emosional, egois dan lain sebagainya dan lihat efeknya pada pasangan anda. The system will crash. Pasangan anda mulai selingkuh, minta putus, dan mulai cari pengganti mu yang lebih baik.

Anda pun patah hati di tinggal kekasih. Tapi, kayak hardisk yang salah format, kita njur disodori dua pilihan disini mau backup ato recovery? Sebenernya ada satu lagi yaitu roll over and die tapi itu kita simpen aja untuk last minute option.

BACKUP , anda mulai buka-buka phonebook di hape, mulai sms-in/telponin semua teman-teman cewek ato cowok anda, ato orang-orang yang pernah deket dengan anda, ato orang-orang yang pernah kamu tolak, ato orang-orang yang pernah kamu kasih perhatian tapi ngga kesampean. Pelarian bahasa gaulnya, but who cares? Yang penting kamu ga berencana untuk patah hati jangka panjang.

RECOVERY, anda masih sayang and cinta mati ma mantan anda, sekalipun dia udah punya pacar tapi anda ga berhenti untuk mencoba memenangkannya kembali, anda mulai memperbaiki kesalahan-kesalahan anda yang terdahulu dan berharap ada keajaiban untuk second chance. Idiot bahasa gaulnya, but who cares? Selama bendera kuning belom berkibar, perut maju pantat mundur.

ROLL OVER AND DIE, ini sungguh bukan pilihan tapi kalo anda termasuk orang-orang hopeless silahkan milih ini, jangan lupa ke warung sebelah buat beli baygon ato HIT kalo lagi tanggal tua, karna HIT katanya lebih murah dan lebih bagus.

Jadi gimana? Masih mau betah dengan kalimat “cinta itu tanpa logika”? Think again bro.

Iklan

9 thoughts on “Patah Hati Is My Middle Name!

  1. 😆 mas, kamu patah hati koq menahun sih? hehe.. btw, kalo versiku gini

    IF (jatuhcinta)
    {
    berbunga-bunga
    senyumtiaphari
    }

    ELSE
    {
    caripacarlagi
    }

    HAHAHAHHAHAHA!! bercandaaaaa 😆 😆

  2. @virgo: apanya yang baik? :p
    @mb titut: wogh ada kawan patah hati *seneng*
    @oCHAN: saya bisanya .NET sama VB6 doang *mlipir*
    @mb ok: kalian hobi skali to menari2 diatas patah hati orang?
    @bim: kamu blom 100% bisa ngerasakan cinta kalo belom merasakan patah hati *mb anik mana ya?*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s