Hancur part.2

Dulu aku punya kucing kecil… warna kuning… kuberi nama cepi… kucing itu nakal dan makannya banyak… tapi nakal yang lucu dan menggemaskan… masih tersisa gumpalan sofa yang rusak akibat cakar-cakarannya si cepi… kucing itu kutemukan di pinggir jalan… karna kasian ta bawa pulang trus ta kasih makan trus jadi piaran rumah…

Suatu ketika… aku lalai menjaganya… dan mendapati ibu yang lari-lari ke kamar sambil teriak-teriak… karna aku bingung maka aku pun berlari keluar… dan mendapati kucing ku sekarat di lindas motor… semua kepala sudah berlinangan darah… namun masih hidup… sekarat… matanya sayu menatapku… seolah-olah ingin berkata… “Sat makasih ya hari-hari kita yang oke banget… sekarang aku mau pergi dulu… cepi pasti bakal merindukan kamu banget…” aku ta tega melihatnya… aku hanya masuk kamar dan menangis sejadi jadinya…

Beberapa tahun kemudian aku pun menemukan little cat yang baru dan juga sama imutnya… nakal… sering melawan perintah ku… maunya banyak… apalagi makannya… dan susah skali di atur… tapi aku tetep aja sayang padanya… seberapa banyak keonaran yang sudah di buatnya tetep aja dia milikku dan akan menjadi miliku seutuhnya… sudah 3,5 tahun kita lewati bersama… suka duka kita tanggung bersama… sudah banyak tangis, dan canda-tawa yang berbaur bersama…

Lagi-lagi aku lalai menjaganya… dan sekarang little cat itu telah pergi… dia tidak mati… hanya pergi… meninggalkan aku sendiri… aku ta sempat menatap matanya… aku ngga sanggup… aku hanya terpaku diam… kesepian… tidak ada lagi yang menemani hari-hari ku… tidak ada lagi seseorang yang bisa kupegang teguh supaya aku tetep berdiri tegar… aku cuman bisa menyendiri dan menangis… aku ta menginginkan little cat yang baru… akan kutunggu sampai kapanpun dia kembali… akan kutunggu… karna buatku… dia lah satu-satunya little cat ku…

Bila kau pergi simpanlah namaku… jauh di lubuk hatimu…
Bila kau kan kembali… masih terbuka hatiku untukmu….

Postingan yang terkait:
https://satrioaja.wordpress.com/2009/08/30/hancur-part-1/

Iklan

4 thoughts on “Hancur part.2

  1. wah, penggemar kucing nich. sama… saya juga memiliki ketakutan seperti itu kalau memelihara kucing kampung. biasanya kl dah gede dikit pasti kabur, mengelana.. tau-tau dateng lagi 2-3 bulan loch. jadi jangan khawatir mas pasti balik lagi dech. tapi takutnya dia tersesat. kayak kucing saya si Oleng (untuk lebih jelas baca di blog saya aja, hehehe menyelam minum aer…)

  2. wahhh posting bisa di part2’in sgala? koyo winrar wae…

    yoo mungkin kucingmu lagi berburu ikan asin di pasar kale, nek dirumahmu gk pernah kau kasih sih??? Malah gawe kolam renang, kan kucing gk suka aer *sok tau*
    Lagu hari ini : Pasto – Pergi Untuk Kembali
    Semangat coooyyy!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s