Mahasiswa Demo: SIMPATI ato CACI MAKI?

DEMO KARTUN NABI Siapakah pahlawan reformasi? Udah pasti mahasiswa… gw bangga jadi mahasiswa… tapi bukan berarti gw pengen berlama-lama jadi mahasiswa…

Tapi selama gw jadi mahasiswa, belom pernah sama skali gw ikutan yang namanya DEMO… Demo apa aja… demo kenaikan harga BBM, demo anti korupsi, apalagi demo masak… ajakan untuk berdemo itu ada… namun gw slalu ngga menggubrisnya… bukannya gw ga mau… tapi karna it’s not my style aja…

Apa yang pengen gw sampaikan disini bukannya aspirasi yang di usung oleh mahasiswa dalam berdemo… tapi cara-cara mahasiswa dalam berdemo… dan sebenernya bukan cuman mahasiswa saja sih – tapi karena mahasiswa itu seharusnya menjadi orang yang intelek… yang MAHA… namun tingkah lakunya engga mencerminkan ke-MAHA-siswaannya sama sekali.

Let’s check it out…

Bila saya menyebutkan kata “DEMO” pasti kaitan pertamanya adalah MAHASISWA, meskipun engga pertama… “MAHASISWA” pasti tetep dikait-kaitkan. Liat aja di tipi-tipi… udah umum sekali kalo menjumpai headline “Mahasiswa Demo bla bla bla… karena bla bla bla…” atau mungkin “BEM Universitas bla bla bla… turun ke jalan…” dan sebagainya…

Mahasiswa demo… secara paksa mengajak orang laen (atau mahasiswa laen) yang masih ada kelas – atau yang ngga mau ikut demo untuk turun ke jalan… melakukan sweeping… bakar ban… lempar-lemparan batu… menimbulkan kemacetan… makan badan jalan… nyampah… rusuh… properti orang rusak… yang jualan makanan – apalagi yang jualan Djarum Black pada kalang kabut… ada yang terluka (bahkan sampe tewas – Ketua DPRD Sumut?) APAKAH INI TUJUAN DEMO ITU?

Gw merasa lucu aja… Mahasiswa ber-demo itu tujuannya mengajak orang untuk simpati atau setidaknya mencari simpati dari orang laen… tapi kalo caranya seperti diatas… yang di dapat bukannya simpati tapi CACI MAKI!

Tidak sadarkah para Mahasiswa ini, ketika mereka ber-demo dengan mengatas-namakan membela rakyat disertai dengan almaternya… dengan cara-cara seperti diatas… mereka secara ngga langsung malah menambah penderitaan rakyat dan mencoreng almamaternya sendiri bahkan bisa merugikan dirinya sendiri.

Gw sendiri engga menentang DEMO… tp gw ga suka aja sama DEMO yang RUSUH!

Coba kalo caranya lebih elegan dan manusiawi… gw jamin seluruh rakyat Indonesia well setidaknya beberapa bagian kecil rakyat Indonesia bakal memberikan simpati pada pendemo… misalnya bareng-bareng para Black Community pecinta demo dengan sasaran demo di masukin ke acara debat di TV biar adu mulut antara pendemo dan yang didemo… begitu kan lebih aman dan jelas penyamapaian aspirasinya…

Ah tapi semua itu tetep kembali ke diri mahasiswa masing-masing… Apakah mahasiswa itu BEROTAK atau BEROTOT…

Iklan

6 thoughts on “Mahasiswa Demo: SIMPATI ato CACI MAKI?

  1. kalau aq dulu sering ikut demo……
    tapi lama kelamaan aku berhenti karana aaku heran dengan ulah teman2 yang kok kagak memperhatikan lagi masyarakat walu mereka demo atas nam rakyat….
    contohnya memblokir jalan, membakar ban, dan lain lain….
    kalau dipikir2 kasian mereka…..masyarakat yang hanya mengandalin pendapatan pada hari itu juga beda dengan mereka yang mendapat gaji yang biar kagk masuk tapi tetap dapat gaji….rugikan…….

  2. Coba kalo caranya lebih elegan dan manusiawi…

    demo masak Sat.. itu sangat elegan dan manusiawi..

    Ya..kita liat aja dari beribu-ribu demonstrasi udah berapa kali yang aspirasinya diterima?? gitu kok ya masiiih aja banyak yang demo!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s