(Don’t) Judge Book By It’s Cover…?

bookstore[2] Pasti pada pernah denger kan kalimat ntu… “Don’t Judge Book By It’s Cover”… intinya kurang lebih jangan menilai buku jangan cuman dari sampulnya… tapi nilai lah dari harganya isinya…

Apakah anda tegabung dalam black community yang setuju dengan pendapat itu? “Don’t Judge Book By It’s Cover”…?

Gw sih realistis aja… jaman skarang… apalagi mau beli buku baru… black-in-newsnya… justru menilai buku itu HARUS dari covernya…

Mengapa?

Liat aja tumpukan buku di gramedia atau di gunung agung atau di merbabu atau di toko-toko buku terdekat dan kesayangan anda… buku-buku baru yang di pajang dengan berbagai ragam harga di beri kemasan plastik dan terpampang jelas-jelas di rak bukunya… “DILARANG MENYOBEK BUNGKUS” ato something like “MERUSAK KEMASAN BERARTI MEMBELI”…

Nah dari buku-buku yang di beri kemasan plastik itu secara ngga langsung bakal memaksa orang-orang untuk men-Judge Book By It’s Cover… kita kan ngga mungkin menyobek bungkusnya… membuka beberapa halaman… membacanya… hanya untuk sekedar melihat isi buku itu apakah menarik apa ngga… dan bila ngga menarik lalu kita seolah-olah dengan mudah meletakannya begitu saja kembali di rak buku… ato contoh lain seperti buku-buku yang hanya tersedia dari penjualan on-line aja… tentu yang dipajang cuman foto dari sampul cover depannya aja kan? Kita kan engga tau isinya buku itu kayak apa?

Ya emang… ada baiknya kita baca dulu resensinya di halaman cover belakang… meskipun resensi itu sendiri cuman buat sekedar memberikan gambaran tentang isi buku tapi kan ngga bisa dan ngga fair juga rasanya menilai kualitas buku hanya dari resensinya aja kan? Meskipun begitu ada juga media yang ngga ada resensinya… seperti majalah CHIP, Info Komputer, Info Linux atau rata-rata majalah pada umumnya… beberapa novel yang pake hard cover kulit nan bagus yang tampanya merasa sayang aja untuk sekedar dicoret-coret untuk keperluan resensi… atau buku-buku pelajaran…

Boleh ngga setuju sama pernyataan saya diatas… “Judge Book By It’s Cover”… tapi nyatanya dulu gw pernah pengen beli dua buah novel yang isi resensinya sebenernya hampir mirip jalan critanya… tp gw memutuskan untuk mbeli yang satunya karena covernya lebih menarik, full color… dan ehem… lebih murah… bukankah itu juga sama aja menilai buku dari cover (dan apa yang tertempel di covernya? – ehm… label harga)

Kita “dipaksa” untuk membelinya dulu… membacanya… lalu baru bisa menilai sebuah buku dari isinya… namun untuk mengundang ketertarikan kita untuk membeli sebuah buku… terlepas dari isinya ngga jelas antara bermutu ataupun ngga menarik itu urusan belakang yang penting dibuatlah sebuah cover buku yang sebegitu menarik nya supaya orang tertarik untuk membeli sebuah buku…

Apakah ini termasuk penipuan? Nda tau ya? Saya sih ngga merasa ketipu… la selama ini buku yang gw nilai dari covernya yah bagus-bagus aja kok isinya…

Iklan

8 thoughts on “(Don’t) Judge Book By It’s Cover…?

  1. kl temenku pernah bilang gini waktu mau bayar buku yg dy mau beli, “saya buka dulu, kalau kondisinya g bagus, saya gak jadi beli atau harus di tukar” (kejadiannya waktu itu di gramed matraman)

  2. klo ga diplastiki ya ntar orang2 dengan bebas membaca (walaupun tidak semua)!

    nek uis ngono kan bukune dadi reget, ono sing suwek kertase, iso rusak..
    gelem tuku buku rusak?

  3. @all
    la brarti bener to…? judge book by it’s cover… kalo kondisi ngga bagus… reget… rusak… suwek… juga jadi pertimbangan penilaian sebuah buku to? tentunya selain cover yang menarik, full color, juga label harga di cover…

    somehow “don’t judge book by it’s cover” itu kayaknya cuman berlaku buat buku bekas deh…

  4. pikir2 bener juga ya.. kebanyakan awal ketertarikan baca emang dari cover dulu..ooh, mungkin jaman dulu belum ada desainer cover buku yang mantap, jadinya ada ungkapan don’t judge a book by it’s cover..haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s