Cina dan Jawa…

Ini postingan yang berbau SARA namun bukan berarti memojokan satu atau lain pihak… ini cuman rangkuman pengamatan yang membentuk sebuah opini aja.

Jadi begini black-in-news-nya, semenjak saya pertama kali kuliah… adalah hal yang wajar bila dalam sebuah perkuliahan akan dibagi-bagi kedalam sebuah kelompok. Namun entah kenapa, tampaknya ada aja beberapa kelompok yang masih menganggap dirinya ekslusif… Begini, ada satu kelompok yang isinya cina semua… bahkan yang jawa juga ngga mau kalah… satu kelompok isinya ya jawa semua… Ya mungkin ini masih awal-awal kuliah, jadi dalam kelompok hanya sebatas teman yang dikenal sewaktu SMA saja… ok it’s fine.

Pada beberapa kasus, dulu seorang teman saya pernah punya kasus sama teman sekelas yang kebetulan cina… yaitu… dia dikeluarkan dari kelompok karena selama 4-5 kali berturut-turut absen dalam mengerjakan tugas kelompok… ketika teman saya ini curhat sama saya yang kebetulan ada beberapa teman jawa juga, teman-teman saya yang lain menanggapinya dengan sengak (sinis dan menyakitkah hati)… “Cino to? Ja’i senggel ra wis! Kemelinti!” (Terjemahan: “Cina ya? Di hajar aja! Sombong!”)

Lanjut lagi, ketika saya dipanggil kerja di ADA Swalayan (yang akhirnya engga ketrima)… ketika saya bercerita kalo saya kmaren abis tes di ADA kepada beberapa teman jawa yang kebetulan sedang kongkow di kampus… lantas beberapa langsung berkomentar seperti berikut ini:

“Ra bakal ketrimo wis.. neng kono kan isine cino-cino thok” (Terjemahan: “Ga bakal ketrima… di situ kan isinya orang cina semua”)

“Mesti neng kono akeh cina ne tho? Ra’ lanang ra’ wedhok…” (Terjemahan: “Disana pasti banyak cina nya kan? Ngga yang pria maupun wanita”)

“Koe gelem bos mu wong cino? Ngko gaji mu sithik loh” (Terjemahan: “Kamu mau bos mu orang cina? Ntar gaji mu dikit lo”)

“Ah nasib mu ngko koyok aku pas neng BCA… sing cino gaji ne luih akeh” (Terjemahan: Ah nanti nasibmu sama kayak aku waktu kerja di BCA… orang cina gajinya lebih banyak”)

Itu sudut pandang yang saya peroleh dari teman-teman jawa yang tampaknya punya pengalaman buruk dengan orang cina… supaya adil selanjutnya akan saya sampaikan sudut pandang yang saya peroleh dari teman-teman cina saya…

Saya punya teman cina yang jumlahnya kurang lebih sama banyaknya dengan teman jawa… ngumpul dengan mereka… emang sama enaknya dengan ngumpul dengan orang lain… Teman cina terbanyak saya adalah ketika saya sekolah di SMP Katolik Tanjung Pinang dimana komposisi satu kelas untuk semua kelas yang ada bisa 90% orang cina dan sisanya campuran antara orang jawa, orang batak, orang flores… mungkin karena Tanjung Pinang itu sendiri dekat dengan Singapura.

Apa yang saya peroleh selama 4 tahun di Tanjung Pinang adalah mendapatkan gambaran bahwa orang cina identik dengan uang… karena rata-rata orang cina adalah pedagang… mungkin ini lah yang memberi kesan bahwa orang cina sangat suka uang, matre, borjuis, kaya, pelit dan sombong… padahal semua yang di peroleh karena memang mereka (orang cina) adalah orang yang pekerja keras dan mau berusaha…

Sewaktu KKU, kebetulan kelompok saya juga rata-rata orang cina semua… dan sekali tempo pernah kejadian saya ngga dateng bikin tugas… alhasil orang-orang cina di kelompok saya… marah besar sama saya… apapun alasan yang aku kemukakan tetep aja ngga diterima… ya mereka emang berhak marah… saya sebel dan benci sama mereka… sombong sekali mereka hanya memikirkan dirinya sendiri… namun pada akhirnya emang marahnya mereka lumayan menjadi motivasi tersendiri buatku… lantas nilai KKU ku cuman dapet AB… dan yang cina-cina tentu saja dapet A.

Maka dari itu saya bisa menyimpulkan seperti ini (kalo salah mohon koreksi):

Orang Cina: Superior, mau berusaha, people that ‘do’ instead of talk, sehingga apa yang tidak sesuai dengan standarnya akan di cap “tidak berkompetensi” dan disingkirkan, pantas mendapatkan blackinovationawards.

Orang Jawa: Kaum tertindas, manut-manut aja, people that ‘talk’ instead of do, sehingga apa yang tidak sesuai dengan standarnya akan dicap sombong dan tetap aja tersingkir, pantas mendapatkan “looser” awards.

Intermezo:
– Akhirnya gw tau kenapa pemeran ‘sayuti’ di sitkom OB (Office Boy) di RCTI selalu di tindas orang… emang bener-bener njawani banget… pantes jadi kaum tertindas.

– Pantes saja pada beberapa perusahaan besar, rata-rata chairmannya adalah orang Cina dan orang Jawa lah yang jadi pekerja/karyawannya… cocok jadi kaum tertindas.

“Kaum tertindas” tampaknya terlalu ekstrim namun silahkan boleh tidak setuju dengan saya, tapi itulah yang saya amati dan alami… di saat teman Cina saya mulai buka usaha toko sambil kuliah… saya masih aja tetep jadi pengangguran yang sibuk kuliah… di saat temen Cina saya sudah lulus dan usaha toko nya maju… saya masih aja tetep jadi pengangguran yang sibuk kuliah… life is grand…

Rasanya emang berat sebelah, dimana cina lebih diatas sementara jawa ndelosor dibawah… saya yakin yang memiliki pandangan seperti diatas juga banyak… namun emang ngga semua orang cina seperti itu maupun orang jawa yang seperti itu… tapi intinya saling mengerti dan memahami aja… nanti boredome itu akan hilang dengan sendirinya… hal ini ngga cuman berlaku untuk cina dan jawa… tapi untuk masalah agama juga.

Zalam Zuper!

Iklan

22 thoughts on “Cina dan Jawa…

  1. Yang perlu diingat, jangan menggeneralisasi kesimpulan yang berawal dari kesan anda. Jawa yang mana? Cina yang mana? Tidak semua begitu. Pengalaman saya sebagai muslim tinggal di asrama katholik (http://forsino.wordpress.com) semasa mahasiswa memberi bekal dan pengalaman yang berkebalikan dari analisis mas Satrio.

  2. pas jaman belanda, etnis china diperlakukan ekslusiv, dan diposisikan di strata yang lebih tinggi daripada rakyat pribumi sebagai strata terbawah.., nah intinya masalah hubungan sosial antara pribumi dan etnis china sekarang ini adl bekas dari kecacatan sosial yang diciptakan belanda di negri ini pd masa lalu..
    inilah yang musti diubah.., coz sebenarnya semua sukubangsa d ina seharusnya bisa saling melengkapi..
    *hoaaaaehmmm…*

  3. yg saya dengar pada zaman belanda, orang cina di berantas semua, setiap ada orang cina para belanda lansung membunuhnya, bahkan saking takutnya orang cina banyak yang masuk ke dalam rombongan pribumi dan mereka malah masuk ikut agama islam, klo ga salah itu terjadi di jakarta…

    dan yg saya alami sekarang, saya kerja di batam dan udah 2 perusahaan saya bekerja dengan orang cina, tapi semua baik2 aja… bahkan karyawan yg paling banyak adalah pribumi…. mungkin karena pribumi mau di gaji kecil kali ya… hehehehe…..

  4. Halo mas satrio 😀

    saya juga dulu punya banyk temen cina waktu SMP dan SMA, dan saya sering dengeer cerita mereka, latar belakang, dll.

    rata-rata temen2 saya yang cina dan kaya2 itu, berawal dari keluarga yang sederhana dan hanya jualan di pasar atau di pecinan.

    namun setelah mereka melalui masa2 sulit itu, sekarang mereka tinggal memetik hasilnya.

    pelajaran yang di ambil : orang cina itu kebanyakan memang konsisten dengan apa yang dikerjakannya, dari usaha kecil sampe besar ya itu2 aja, sehingga mereka jadi icon di kota saya, yang jualan sepeda dari dulu ya koh aci, dan yang tukang bengkel motor di kota saya dan terkenal bagus ya koh mbing, dll.

    kalo saya sendiri orang jawa, memang kebanyakan kok jadi karyawan yak?? jarang banget ada yang jadi bos (meskipun ada) sedangkan temen2 saya yang dari etnis cina hampir semuanya dah punya icon sendiri2 tentang usahanya.

    tanya kenapa? 😀

    • itu karena orangtua kita bodoh (jawa)
      ,harus diakui pendidikan kita sebagai orang jawa hanya ingin anaknya jadi pegawai swasta,sedangkan orang cina didik oleh orangtuanya untuk menjadi bos ,lebih baik bekerja diri sendiri walaupun gajinya kecil daripada kerja sama orang tapi gajinya besar,dan mereka juga memiliki istri yang selalu mau membantu suaminya,sedangkan kita istri kawin sama cina,jadilah kita selalu ketinggaln oleh mereka

  5. @pak pram,
    aish serius amat sih… ini kan cuman opini atas pengalaman teman2 jawa yang bermasalah ma cina… kalo saya sendiri sih ngga punya masalah mau sama orang jawa atau cina… la saya dulu 4 taun di tanjung pinang temennya malah cina smua… lagian ya tu kan di pargraf paling bawah ada kalimatnya “namun emang ngga semua orang cina seperti itu maupun orang jawa yang seperti itu…”

    *ah pacar saya juga cina yang njawani kok pak pram hehe…

    @mas didut,
    ya saya sih jg ga punya batasan dalam berteman… itung2 sapa tau buat koneksi cari kerja… heeee…

    @jo,
    copas darimana itu? *hwee…

    @dtrs, mas widya
    ya itu maksut saya di “tindas”… mau di gaji kecil… mentoknya karyawan… hehehe…
    ah udah lama ngga kebatam… telaga punggur pasti skarang gede banget ya? itu feri “BARUNA” sama “SENTOSA” masih ngga? langganan ku itu…

  6. aku melihat dg sudut pandang berbeda tuh malahan.
    bagiku org cina dan jawa adalah kelompok yg membentuk diri untuk bertahan hidup bagaimanapun caranya. berusaha sampai mereka tidak mampu berusaha lagi.hanya saja mereka melakukannya dg cara yg berbeda karena bagaimanapun mereka memiliki background sejarah yang berbeda. coba deh kamu mengamati dengan lebih dekat. ada banyak nilai2 yang sebeneranya g jauh berbeda.

  7. Pas klz 3 sma dulu shbtku cina tulen. Gara2 dkt ma dy, aq jd tmotivasi. Hasilnya aq g pnh kluar dr 10 bsr. Hahaha..
    Pokoknya intinya dy jd motivatorku, jgn mpe kalah. Walopun hslnya tetep kalah jg. Tp y beda tipis kok, rankingnya atas bwh..

  8. Hihihi ^^
    postingan yang menarik
    tapi lain ladang lain belalang
    lain daerah lain ceritanya ^^
    tapi yah, apapun bedanya sini dan situ
    minumnya tetep air toh? ^^
    masa minumnya bensin
    peace bro&sis ^^

  9. Saya ingin memberi komentar….
    Kalo orang cina mau berdagang aja itu menurut saya syah-syah aja…
    karena mereka mau mencari uang untuk hidup…
    yang saya tidak suka kalo mereka meminjam duit negara dan tidak mengembalikannya…
    siapa yang rugi?kita semua kan?contohnya edy tamsil yang merupakan orang terkorup di indonesia…
    dian mengambil uang dari negara kita sangat besar sekali, dan sekarang dia kemana?
    pastinya kabur ke negara…
    yang pasti negara kita kan yang rugi…
    saya heran kenapa orang keturunan diberi perhatian yang lebih untuk meminjam uang, kenapa kita ngga kwatir?
    saya umpamakan kalo orang kita korup pasti akan ditemukan,karena mereka tidak akan pernah lari dari Indonesia, coba kalo mereka pasti akan kabur kenegaranya seperti singapore atau cina…
    jadi menurut saya mereka jangan dikasih hati…
    ini menurut pengalaman saya liat…
    mereka selalu membeda2kan kita…
    dari gaji aja udah beda, yang pasti orang kita akan digaji kecil daripada orang dia sendiri(cina)…
    mereka membeli ikan dari nelayan kita dengan harga rendah dan mereka menjualnya dengan harga 2x lipat…
    mereka tidak pernah mensejahterakan kita…
    apa lagi mereka diberi kebebasan untuk ikut dalam politik negara indonesia…
    apakah kita tidak takut negara kita ini akan seperti negara singapore,yang dikuasai orang cina…
    negara singapore itu pertama kalinya adalah orang melayu,tapi sekarang mana orang melayu dinegara itu, untuk melihat raja singapore disana aja kita ngga tau,yang ditampilkan hanya orang cina aja….
    dan ada semboyan di tanjungpinang(pamflet) yang mengatakan negara singapore adalah rumah kedua… itu ditujukan untuk siapa?bukan untuk warga negara indonesia asli kan…
    tapi untuk warga keturunan yang datang ke Indonesia…
    mereka mempunyai hak yang istimewa sepertinya….
    kalo kita ke singapura bukan maen untuk diperiksa ini itu…
    kenapa saya sangat tidak suka dengan mereka karena mereka secara tidak langsung menekan bangsa kita dengan uang…
    segala apapun mereka dapat menyelesaikan dengan uang…
    Saya tanya apakah mereka berjuang untuk negara indonesia pada waktu kita dijajah?
    adakah bangsa nasionalismenya untuk kita?
    yang pasti mereka hanya memikirkan uang dan uang…
    bukan untuk kemajuan negara ini…
    mereka mengambil uang kita…
    yang saya tau lagi…
    mereka mengambil uang kita dan dibawa ke negara singapre untuk dijual…
    untuk apa kalo bukan untuk menghancurkan negara kita..
    jadi untuk teman2 kita coba pikirkan apa ini pantas untuk kita terima?
    yang pasti tidak kan… yang pasti mereka mengambil kekayaan kita secara perlahan2…
    cobba kita renungkan…
    siapa orang terkorup di negara indonesia?
    siapa orang yang mengambil hasil kayu kita?
    siaoa orang yang mengambil pasir kita?
    siapa orang yang mengambil minyak bumi kita?
    yang pasti semuanya bukan orang pribumi, tapi orang cina… benarkan…
    trim’s
    semoga negara kita maju dengan orang pribumi dan jangan biarkan mereka berkuasa seperti negara tetangga kita singapore
    Amien…

  10. bagi saya mendingan china disana, mereka menggunakan bhasa daerah yang berlaku.

    sedangkan china di tanjungpinang, mereka menggunakan bahasa mereka seenaknya. g peduli di tempat umum.

    apalagi di sekolah saya yang banyak orang china meski bukan mayoritas.karna sekolah saya adalah sekolah negri. meskipun sudah ada peraturan yang berlaku untuk bahasa mereka. mereka melanggar dan tidak perduli seakan” tanjungpinang adalah negara asal etnis mereka

  11. Lucu.
    Untung bokap Gua jawa nyokap China.
    JD Gua ngikut kemana2..
    Tp inget bos. Presiden Dan para jendrall2 kemiliteran kbanyakan etnis bokap saya bos. ( jaws )
    Dan yg menguasai pasar ekonomi adalah etnis nyokap Gua . . ( tionghoa tepatnya. ).
    JD menurut saya saling melengkapi saja.
    Xixixixixi..

    • Klo org jw emang ky gt,
      Knp pendatang2 Jawa kynya cukup bnyk Yg sukses??
      Maaf jika menyinggung, ank2 luar jw Yg tinggal Datang ke jw untuk kuliah jg tingkat kepandaiannya tdk terlalu jauh melewati tmn2 Yg dari jw atau dari pulau lain tp msh ada keturunan jw..

      Setiap org itu punya sifat masing2 g tergantung etnisnya.
      Org jw itu kerja apa aja jd, mau jd kuli, pembantu rumah tangga kek..
      Tinggal org jwnya itu mau jd org jw Yg seperti itu atau tdk, org jw ada Yg males, Ada Yg rajin..

      Kalau Anda menilainya dari pendapatan ya Pasti pendapatan mereka pas-pasan..
      Krn kebanyakan Yg kerja ky gt jg dari desa, Yg pendidikannya tdk memumpuni untk mereka mendapatkan pekerjaan Yg punya keahlian khusus.
      Tp klo Anda mandang Cara mereka bekerja ya Beda lagi.

  12. china di jawa itu bangsat2. gak toleran sama sekali. mungkin akan terjadi peristiwa apartheid nanti orang china bakal dibersihkan dari tanah jawa. china itu licik sekali. bangsat semua kecuali yg baik hanya 5 dari 60 orang. asu chino

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s