OpenOffice.org solusi office suite murah yang pelan!

Setelah frustasi dengan OpenOffice 2.3… mengapa frustasi? Begini… tarsio kan ga mampu buat beli Microsoft Office 2007 Premium buat ngetik-ngetik maka sejak 2 tahun yang lalu sudah menggunakan solusi open source untuk menggantikan produk-produk yang tarsio ga mampu beli.

OpenOffice udah tarsio gunakan sejak masih versi 1.0 sampe saat ini yang terbaru 2.3 tarsio dapatkan dari www.gudanglinux.com seharga 30rebu… OpenOffice 2.3 ini sebenernya sudah sangat bagus dan sangat memenuhi kebutuhan tarsio sebagai mahasiswa. Tarsio hanya menginstall Calc (Pengganti Excel), Impress (Pengganti PowerPoint), dan Writer (Pengganti Word)… sebenernya masih ada Draw (Pengganti Visio) dan Base (Pengganti Access) tapi tarsio ga butuh.

Yang menarik dari OpenOffice ini adalah OpenOffice bener-bener salah satu suit office, paket office yang bisa memenuhi kebutuhan kita sehari-hari dah gitu free dan open source lagi jadi ga usah pusing-pusing mengenai lisensi dan harga software yang mahal.

Cuman satu masalahnya… OpenOffice ini bener-bener lambat! Salah satu solusinya supaya ga lambat adalah dengan mengaktifkan yang namanya QuickStarter, jadi quickstarter ini adalah core atau inti dari OpenOffice yang akan di load ke memory setiap kali Windows boot-up. Tapi QuickStarter ini juga cukup lambat, jadi agak memakan waktu buat user untuk menunggu Windows selesai di boot dan siap untuk digunakan. Apalagi buat tarsio yang laptop tuanya cuman Centrino Dothan 1.6GHz dengan 256MB RAM… untungnya RAM itu tidak shared dengan VGA, karna VGAnya dedicated RAM 64MB pake nVidia GeForce Go5200.

Oke kembali ke ‘setelah tarsio frustasi’… jadi apa yang tarsio frustasi-in? Ya itu tadi… OpenOffice sangat lambat… mau pake QuickStarter… agak mendingan kalo mau load Writer atau Impress… jadi lebih cepat… tapi menyita waktu tarsio setiap kali Windows boot-up jadi lebih lama sekitar 5-10detik. Kalo ga pake QuickStarter… malah menyita waktu tarsio sewaktu mau load Writer atau Impress yang membutuhkan waktu 7-15 detik untuk start-up.

Setelah dengan bantuan mbah Google tarsio menemukan salah trik untuk mempercepat start-up OpenOffice 2.3… pertama dengan menonaktifkan Java Runtime Environment (JRE), dan yang kedua dengan merubah besarnya cache untuk Undo dan Graphic Cache. Semuanya bisa diakses lewat OpenOffice.org Writer > Tools > Option > OpenOffice.org > Memory / Java.

Untuk besar cache untuk Undo dan Graphic Cache tarsio ubah seperti gambar dibawah ini…

Sebagai tambahan tarsio juga mendownload sebuah program kecil namun open source yang namanya “JkDefrag”… software ini adalah software defrag. Bisa di download di http://www.filehippo.com/download_jkdefrag/. Uniknya lagi bisa di jalan di command prompt (text based) dan bisa disetting jenis optimisasinya… untuk yang satu ini tarsio set yang nomer 9… untuk mengurutkan data yang sering di akses ditaro paling atas… mengingat QuickStarter sering diakses jadi mendingan di taro diatas supaya lebih cepat (dan memang lebih cepat!), skarang QuickStarter cuman butuh waktu 4-6 detik, ga kayak sebelumnya 5-10 detik. Jadi nanti perintahnya nanti seperti ini: “JkDefragCmd -a 9”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s