Sesuatu yang tidak di duga-duga… kmaren malam minggu setelah pulang dari gereja karang panas… gw dan Tik-chan memutuskan untuk makan malam di warung penyet di daerah sumur boto tembalang.
Singkat cerita gw dan Tik-chan duduk samping-sampingan dan dihadapan kami adalah dua cowok yang tergolong masih muda umurnya mungkin seumuran dengan Tik-chan… antara 20-22… saling jawil-jawilan dan ngobrol ngalur ngidul sampe tertawa terbahak-bahak seakan warung tenda penyet ini adalah milik mereka berdua. Bahkan pengunjung dan pemilik warung tenda pun sesekali memperhatikan kedua orang itu…
Apa yang membuat gw dan Tik-chan sepakat adalah bahwa kedua orang ini sepertinya gay… cukup dengan melihat pola tingkah-lakunya tentunya tidak sulit untuk menebaknya… apalagi Tik-chan adalah salah satu mahasiswi psikologi yang tentu saja sudah tau watak dan perangai cowok gay.
Sementara gw masih sibuk dengan telor penyet dan teh anget dan Tik-chan dengan lele penyet dan es jeruknya… sesekali kita mencoba untuk mengamati kedua orang yang duduk didepan kami… bukannya untuk bahan bulan-bulanan, ejekan atau gosip… tapi sekedar untuk memastikan teori kita dan lebih lanjut pengen tau bagaimana perilakunya…
Beberapa hal yang mendukung teori kami adalah sebagai berikut:
-
Ganjen-ganjenan, jawil-jawilan dan saling menggoda. Seperti pada kalimat “ah jangan gitu ah…”
-
Menggosipin cowok. Seperti pada kalimat “eeeh… itu dosen ku lo… ganteng banget…”
-
Tukeran nomer hengpon cowok. Seperti pada kalimat “eh punya nomernya si itu gak?”
-
Janjian mau pergi bareng lagi. Seperti pada kalimat “janjinya jam 4 ntar jam stengah 7 baru mandi…”
-
Gandengan waktu keluar warung tenda penyet.
-
Tampangnya emang gay.
Bertemu dengan gay seperti itu… bukannya kita risih ataupun jorok… melainkan kita ngerasa aneh dah lucu aja… banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak kita… seperti “apakah jumlah mereka ada banyak?”, “bagaimana dengan sosialisi mereka dengan orang yang bukan sejenis dengan mereka?”, “apakah orang tua mereka tau?” atau yang sedikit intim… “apakah emang ada komunitas gay di semarang? (seperti SK – Sunan Kuning)”
Bertemu bencong ataupun orang gila adalah hal yang biasa buat kita berdua.. tapi kalo bertemu gay? Ini adalah pengalaman baru gw dan Tik-chan bertemu gay di kota Semarang… dan gak nyangka juga ternyata bertemunya di deket rumah lagi… apakah emang daerah sumur boto tembalang adalah tempat mangkalnya gay? Sepertinya bukan… dan semoga bukan…